It’s June

Terkadang ingin rasanya menyalahkan perasaan-perasaan ini. Rasanya ingin membunuhnya, melenyapkannya saja jika bisa. Namun kenyataannya rasa itu justru terendap, tereduksi hingga akhirnya sulit dihilangkan.

Meskipun aku selalu berusaha menolak dan tak menginginkannya, tetap saja hati ini selalu merindunya. Seperti tanaman kaktus di gurun yang merindukan datangnya hujan setelah tahun-tahun yang berlalu.

Hari ini hari pertama di bulanku, Juni. Mei telah berakhir kemarin. Dan janji-janji itu tak pernah terpenuhi, olehku maupun dirimu.

Tak ada kabar. Tak ada pemberitaan. Kapalmu semakin jauh melaju.

Seharusnya semua ini sudah benar, namun kenapa aku justru menyalahkan keadaan ini? Gravitasimu yang semakin menipis. Membuatku semakin enggan untuk tetap berotasi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s