Satu Tahun Sudah

“Kita bertemu satu tahun lagi.”

Ucapanmu kala itu seperti menjadi sebuah penggarapan, sebuah janji, dimana kita akan bertemu lagi satu tahun kemudian dari hari itu. Dan hari ini tepat 365 hari telah berlalu sejak hari itu, namun kamu berada di tempat yang sangat jauh, tak tersentuh. Di tempat dimana laut yang hanya menjadi penghubungnya.

Masih ingatkah kamu dengan ucapanmu kala itu? Atau saat itu kamu hanya sekedar mengumbar omongan? Dan aku menjadi orang yang telah menggantungkan harapanku pada ucapan sambil lalumu itu?

Meskipun tahu itu hal bodoh, dan kamu pasti tidak akan mengingatnya, aku masih saja menjadi orang tolol yang berharap kepadamu. Meskipun aku telah terlalu lelah dan selalu ingin berhenti berharap, hatiku masih saja tertuju padamu.

Aku begitu ingin menggapai dan meraihmu, namun aku juga begitu takut jika pada akhirnya nanti akulah yang harus terhempas dan terbakar jika terlalu dekat denganmu. Meskipun aku berkata aku sudah menyiapkan hati dengan resikonya, namun aku juga begitu takut dan tidak siap dengan kerusakan-kerusakan yang terjadi dan mungkin tidak akan pernah bisa aku perbaiki.

Karena, hal-hal yang telah berubah, hilang dan rusak, tidak akan pernah bisa kembali ke tempat yang sebelumnya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s