Semoga ini Hanya Bagian dari Khayalan

Seolah-olah semua rasa dari masa depan tiba-tiba datang dan menyerang. Semua kepedihan dan suka cita. Berputar-putar di dalam kepala. Membuat udara sekitar menjadi sempit. Membuat gadis itu sesak napas.

Berpikir, mungkin itu semua hanya khayalannya. Hanya bagian dari imajinasi terliarnya belaka. Namun kenapa rasanya begitu nyata? Seperti pisau berkarat yang berkali-kali menghujam hati. Nyeri.

Bila boleh memilih, gadis itu hanya ingin sendiri. Menikmati rasa sepinya tanpa harus membagi. Menikmati senyumnya tanpa khawatir jika esok mungkin hanya ada tangis yang mengisi.

Tak apa jika gadis itu hanya menjadi sebatang pohon yang hampir mati di tanah yang tandus. Tak apa jika angin pun tak sudi membelai ranting-rantingnya yang kurus.

Ia hanya butuh hidup sendiri, dan bahagia dengan caranya sendiri..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s