Mengurangi Kesedihan Tanpa Sebab

Image

Ya Allah Yang Maha Mengetahui,

Engkau pasti sering tersenyum menyaksikan kebiasaanku menutupi hatiku dengan senyum palsu.

Aku tahu hatiku telah sering menasehatiku untuk tidak melakukan yang tidak baik bagiku, untuk tidak meneruskan pergaulan yang buruk, untuk tidak mempercayai rayuan palsu, dan untuk tidak berupaya menyenangkan orang yang tidak menghormatiku.

Aku menutupi kegelisahanku dengan pedrgaulan yang gaduh, dan menyembunyikan kegelisahanku dibalik tawa ceria yang garing.

Ya Allah, itu mungkin yang menyebabkan aku tenggelam dalam kesedihan yang tak kumengerti, dengan air mata yang terurai sendiri tanpa kesedihan yang jelas, karena aku menolak bersedih bersama hatiku.

Aku telah berlaku semene-mena pada hatiku sendiri, dan membiarkannya bersedih dengan mengabaikan harapan-harapan baiknya.

Hari ini aku mohon Engkau mentenagai keikhlasanku untuk lebih mendengarkan suara hatiku, yang menasehatiku untuk lebih memelihara kesehatan, melembutkan perlakuan pada diri dan keluargaku, menyegerakan tindakan yang menguatkanku, dan membangun kedamaian hidup dalam kedekatan dengan-Mu.

Ya Allah, dengan kesungguhanku hari ini aku mohon Engkau menjadikanku pribadi yang lebih anggun, yang damai dalam keputusan baikku, dan hidup sebaik-baiknya hari ini untuk kebaikan kehidupanku di masa depan.

Ya Allah, damaikanlah aku bersama diriku sendiri.

Amin.

 

-Mario Teguh-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s