Tahukah Kamu?

Terkadang, perasaanku padamu ini terasa meredup dengan berlalunya waktu tanpa adanya dirimu. Namun terkadang, rasa ini terlalu kuat hingga aku tidak bisa menjelaskan tentang “apa” atau “bagaimana” semua ini.

Membuatku sesak bernapas. Membuatku sulit untuk berpikir waras. Membuatku ingin menangis saat pada akhirnya kau mengatakan “Selamat Tinggal” dan–untuk sesaat–keluar dalam lingkaranku.

Bisakah–setidaknya kau mengertiku? Atau aku memang terlalu berlebihan dengan perasaanku ini padamu? Aku yang terlalu bodoh untuk mengerti. Aku terlalu tolol untuk memahami diriku–juga arti diriku bagimu.

Seandainya saja aku lebih dari aku yang sekarang ini. Seandainya saja aku bisa mengatakan semua ini kepadamu. Seandainya saja… Aku lebih bisa mengontrol perasaan yang begitu menyiksaku ini…

For you, Apple

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s